Monday, September 30, 2013

Inflasi dan Investasi

Pada tulisan sebelumnya, Kepompong dan Kutu Loncat, saya menuliskan bahwa kenaikan salary sebaiknya harus diatas inflasi. Apa sih inflasi? Kenapa juga sekarang banyak disebut-sebut dalam berita?
Sebenarnya saya juga baru belajar, karena sejak SMA saya kurang berminat dengan hal-hal yang berkaitan ekonomi. Dulu saya sering tidur di jam pelajaran ekonomi hehehe... Salah memang, dan menurut saya tidak perlu disesali (sekarang kalau saya menyesal juga ga terus jadi mengerti). Yang penting sekarang belajar. Tulisan ini saya buat utamanya supaya saya ingat apa yang sudah pernah saya pelajari. Wong dasarnya kurang berminat, jadi sekarang kalau belajar ya harus ada usaha lebih supaya apa yang saya dapat tidak sia-sia.
Kira-kira 2 bulan ini saya mengikuti berita-berita tentang keadaan ekonomi Indonesia. Dari dulu sampai 2 bulan lalu yang saya ketahui mengenai inflasi adalah turunnya nilai mata uang, titik. Tidak lebih dari itu.

Nah apa sebenarnya inflasi?
Inflasi adalah turunnya nilai mata uang untuk mendapatkan sesuatu yang sama dari waktu ke waktu. Contoh mudahnya, dulu waktu SD saya suka beli teh kotak dengan harga Rp 500. Nah sekarang untuk mendapatkan teh kotak saya harus membayar Rp 2.000. Kenapa untuk teh kotak yang sama isinya, sama pabriknya, sama kemasannya, harganya bisa berbeda? Kenapa harganya dinaikkan? Sebenarnya bukan karena harganya dinaikkan, tetapi karena nilai uang kita makin turun. Makin banyak orang yang punya uang, makin turunlah nilai uang itu (ingat prinsip permintaan penawaran/supply demand).

Prinsip yang sama juga berlaku untuk valas, makin banyak orang yang mencari makin naiklah nilai tukarnya. Coba kita perhatian kurs hari ini, sekitar Rp 11.700/USD dan Rp 9.300/SGD. Menjelang akhir tahun nanti biasanya kurs akan naik, karena banyak utang luar negeri yang jatuh tempo. Bayarnya tentu pakai dollar kan, jadi akan banyak orang-orang yang membeli dollar sehingga menaikkan nilai tukar dollar tsb.

Sekarang bagaimana menyikapi inflasi?
Kita harus mengetahui berapa besar inflasi sekarang. Inflasi Indonesia sekarang berada di sekitar 7% - 8.5%. Karena itu di tulisan sebelumnya saya menuliskan kenaikan salary hendaknya diatas inflasi. Kalau inflasi 10% ya kenaikan salary harus diatas 10%. Kalau tidak begitu bagaimana? Ya salary kita habis dong karena tergerus inflasi. Harga-harga barang naik tapi nilai uang kita turun, sehingga daya beli kita makin rendah. Jadi kalau kenaikan salary yang diberikan perusahaan tidak mencapai angka itu, ya siap-siap saja cari 'sepatu baru' (apalagi kalau UMR naik gaji nggak naik-naik hehehe..).

Jangan lupakan uang kita yang ada di bank. Bukan berarti uang di bank aman lho... Memang uang di bank lebih aman daripada kita simpan di rumah, tapi NILAI nya yang tidak aman. Uang di bank pun juga akan tergerus inflasi. Apalagi bunga tabungan dibawah 5%, habis deh kena inflasi.. Lalu gimana mengamankan nilai uang itu? Investasi jawabannya. Tentu saja kita harus mencari investasi yang imbal hasilnya bisa mengalahkan inflasi.

Prinsip investasi yang harus selalu jadi pegangan adalah HIGH RISK HIGH RETURN, LOW RISK LOW RETURN. Artinya investasi dengan imbal hasil tinggi tentunya juga memiliki resiko yang tinggi. Begitu pula dengan sebaliknya. Jadi jangan hanya tergiur dengan imbal hasil tinggi yang ditawarkan, perhatikanlah juga resikonya. Apalagi kalau ada yang mengatakan investasi saya bisa melipatgandakan uang/emas dengan cepat, wah hati-hati saja.....

Beberapa jenis investasi yang cukup banyak dikenal:
  1. Tanah. Investasi ini yang paling aman dalam melindungi nilai uang kita. Karena harga tanah akan selalu naik dari tahun ke tahun. Kenapa? Jumlah penduduk bumi makin banyak dari tahun ke tahun, sedangkan tanahnya hanya itu-itu saja. Sudah jelas tidak akan rugi kalau kita berinvestasi ke tanah (kecuali tanah bermasalah lho ya... malah ngabisisn uang itu :p).
  2. Emas. Nilai emas dari tahun ke tahun cenderung naik, dan tidak terpengaruh inflasi. Memang ada kalanya turun, tapi secara umum tetap naik. Sebagai referensi adalah grafik harga emas 5 atau 10 tahun terakhir disini. Karena itu jangan begitu kuatir kalau harga emas lagi turun, simpan dulu saja emasnya. Ingat investasi emas adalah investasi jangka panjang.
  3. Deposito. Investasi yang terbilang aman, karena hampir tidak ada resiko. Karena aman tentunya imbal hasil yang diberikan kecil. Saat ini bunga deposito hanya sekitar 6% setahun, masih dibawah inflasi. Jangka waktu penempatan deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dst. Nilai minimal pembukaan deposito adalah Rp 10 juta, dan sebaiknya memilih deposito yang menggunakan mekanisme auto roll over (bunga berbunga). Meskipun tidak bisa menandingi inflasi tapi paling tidak bisa dipakai mempertahankan nilai uang.
  4. Reksadana. Suatu instrumen investasi dimana kita mempercayakan uang kita kepada Manager Investasi untuk diperdagangkan dalam bursa saham, surat berharga, maupun deposito. Beberapa jenis reksadana menawarkan imbal hasil diatas 10% setahun, yang tentunya cukup ideal untuk menandingi inflasi.
  5. Saham. Diperlukan waktu dan usaha yang lebih bila kita ingin berinvestasi saham. Karena nilai saham fluktuatif, dan diperlukan analisa untuk menentukan buying point dan selling point agar keuntungan yang didapat bisa maksimal.
  6. Valas. Sangat fluktuatif nilainya, bisa saja memberikan keuntungan yang sangat besar namun juga sangat beresiko. Pergerakan nilai tukar valas sangat dipengaruhi oleh kondisi di berbagai negara, sehingga sulit untuk diprediksikan.
 Semoga bisa membantu. Silakan ditambahkan, dikomentari maupun dikoreksi :)

Update Kurs BCA
TanggalUSDSGD
30 Sep 13Rp 11,700Rp 9,300
30 Okt 13Rp 11,175Rp 9,050
28 Nov 13Rp 11,990Rp 9,560

Friday, September 27, 2013

Kepompong atau Kutu Loncat

Tulisan ini ada kaitannya dengan posting saya kemarin, Staff Kantor dan Petugas Pantry. Ada satu pertanyaan disana, mau tetap jadi staff atau pindah haluan jadi petugas pantry. Juga ada pendapat saya mengenai kedua jawaban yang mungkin atas pertanyaan tersebut. Tapi sebenarnya nggak masalah mau jadi yang manapun, yang paling penting disini adalah berapa sih salary yang bisa kita dapat? Betul? Hehehe...

Nah sekarang apa hubungannya salary dengan kepompong dan kutu loncat? Begini...

Kepompong
Sudah banyak yang tahu kalau kepompong ini akan berubah menjadi kupu-kupu. Dalam perubahan ini dia akan berada pada satu tempat sampai cukup umur dan bisa berubah menjadi "bentuk" selanjutnya.

Begitu juga dengan karir, seseorang bisa saja berada di satu tempat sampai dia mampu "berubah bentuk". Berubah bentuk disini maksudnya mendapatkan pengalaman baik di bidangnya ataupun bidang lain. Tidak kalah penting adalah mendapatkan softskill seperti bagaimana cara menghadapi orang, bagaimana cara berdiskusi, bagaimana cara mengarahkan, dll.

Jadi kesimpulannya kepompong adalah analogi dari seorang yang bertahan dalam satu tempat, untuk "mematangkan" diri sendiri, kemudian saat sudah menjadi kupu-kupu, carilah tempat baru yang bisa memberikan lebih. Lebih disini adalah lebih secara salary dan karir. Jika posisimu saat ini adalah staff, maka untuk posisi baru carilah minimal posisi supervisor.

Contoh nyata yang baru saya ketahui 3 hari lalu, di perusahaan X seorang senior manager dari perusahaan Y bisa mendapat salary 2x lipat dari senior manager perusahaan X tersebut. Yang lebih konyol, si senior manager pindahan ini usianya 15 tahun lebih muda!

Kutu Loncat
Kutu loncat tentunya ya loncat-loncat dong.. Jadi seseorang bisa saja pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menaikkan salary dan karirnya. Disini yang penting adalah pengalaman, untuk teman-teman fresh graduate mungkin harus 'stay' di satu tempat dulu setidaknya setahun. Untuk loncatan pertama, gunakan pengalaman yang setahun itu sebagai nilai tambah untuk perusahaan baru. Alangkah baiknya kalau di loncatan pertama ini bisa mendapatkan bidang yang baru. Tidak mendapat bidang yang barupun tidak apa, asal salary-nya lebih baik.

Nah sekarang yang juga harus diperhatikan baik menjadi kepompong maupun kutu loncat adalah persentase kenaikan salary yang didapat. Kalau persentase kenaikan cuma 10% sebaiknya dipertimbangkan untuk mencari tempat lain. Mengapa begitu? Karena inflasi di Indonesia ini hampir mencapai 10% per tahun. Lha kalau kenaikannya cuma 10% kan habis juga kena inflasi. Sangatlah baik bila kenaikan salary tsb mencapai 20%-50%.

Apa itu inflasi? Bagaimana menyikapinya?
Di posting selanjutnya yaa... << Inflasi dan Investasi >>

Thursday, September 26, 2013

Staff Kantor dan Petugas Pantry



Sebuah cerita menarik dari seorang staff kantor swasta, yang merasa salary-nya kalah dibandingkan dengan petugas pantry.  Mengapa menarik? Pertama, karena mirip dengan yang terjadi di tempat saya bekerja. Kedua, karena banyak dialami teman-teman fresh graduate yang mulai bekerja. Ketiga, gaji petugas pantry-nya bisa DIATAS Rp 5 juta sebulan :)

Memang kejadian aneh tapi nyata, bagaimana seorang petugas pantry bisa mendapat 2x lipat salary staff kantor. Dengan asumsi rata-rata salary fresh graduate Rp 2,5 juta – Rp 3 juta sebulan.
Setelah ditelusuri, ternyata gaji berlebih ini didapat dari lembur. Mengapa seorang petugas pantry bisa lembur? Karena menunggu staff selesai lembur, agar bisa membersihkan semua gelas piring dan perlengkapan lainnya. Selain itu juga karena staff  tidak diberi upah lembur, sedangkan petugas pantry diberikan upah lembur.

Kalo gitu, mending pindah jadi petugas pantry dong?
Karena nganggur (baca: tidur) nungguin orang selesai kerja tapi dapat upah lembur. Sementara staff kerja lembur dengan segala macam tanggung jawabnya hanya mendapat jatah makan malam.

Jawaban dari pertanyaan ini tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya :
1.       Tetap menjadi staff. Jawaban yang terlihat konyol, karena salary yang didapat bisa dikatakan ‘tidak sebanyak’ dengan apa yang didapat petugas pantry. Namun sebenarnya orang-orang yang mengambil keputusan ini adalah orang-orang yang memiliki pandangan kedepan. Mengapa? Karena dengan menjadi staff tentunya lebih banyak pengalaman dan kesempatan yang bisa didapat. Ingat, pengalaman bisa mengantarkan kita ke jenjang karir yang lebih tinggi, setidaknya ke salary yang lebih tinggi.  

2.       Pindah haluan menjadi petugas pantry, karena bisa mendapat salary lebih banyak. Tidak salah juga, tapi harus disadari bahwa kesempatan yang datang bagi petugas pantry tentunya tidak sebanyak kesempatan yang datang bagi staff. Salary yang lebih banyak bisa saja hanya menjadi solusi sementara, bukan solusi jangka panjang.

Apapun jawabannya, haruslah disadari bahwa “There is no growth in comfort zone, and there is no comfort in growth zone:D

Bagaimana cara mendapatkan kenaikan salary? Berapa minimal kenaikan salary yang ideal?
Next on Kepompong dan Kutu Loncat

Wednesday, May 23, 2012

8 Bocoran "Orang Dalam" untuk Tiket Pesawat Murah

Oleh Daniel Bortz

Sebagai institusi bisnis, maskapai penerbangan tentu berusaha mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. "Mereka ingin konsumen membayar setinggi-tingginya, sesuai kemampuan. Ini kebalikan dari keinginan konsumen," kata Joe Bracantelli, pendiri website JoeSentMe.com.

Untuk satu kali terbang, kata Bracantelli, bisa terdapat puluhan kategori harga. "Pada pesawat dengan 150 kursi, bisa terdapat 50 tarif yang berbeda."

Kami berbicara dengan Brancatelli dan ahli industri travel lainnya tentang trik memotong biaya perjalanan. Berikut adalah delapan rahasia dari "orang dalam" untuk memesan tiket pesawat lebih murah.

Pesanlah tiket enam pekan sebelum berangkat.

Calon penumpang akan mendapat tarif termurah, sekitar 6 persen di bawah tarif rata-rata, jika memesan enam pekan sebelum jadwal terbang, menurut penelitian Airline Reporting Corporation (ARC).

Data dari seluruh agen perjalanan di AS pada empat tahun terakhir menunjukkan, banyak orang memesan tiket dengan tarif termurah pada 42 hari sebelum terbang. Tetapi aturan enam pekan tersebut tidak mutlak unutk mendapat tarif termurah. "Itu hanya tren," jelas Chuck Thackston, direktur manajer ARC untuk data dan analisis. "Tetapi, rata-rata, kami lihat pendekatan 42 hari sebelumnya ini berhasil."

Carilah penerbangan pagi

Maskapai penerbangan hanya memberikan sedikit jatah kursi yang didiskon pada malam hari, jadi Thackston menyarankan untuk memesannya pada pagi buta. "Kalau pesan siang hari, kemungkinan kehabisan," katanya.

Waktu terbaik untuk membeli tiket: Selasa pukul 15.00

Jika Anda tidak menemukan tiket yang didiskon pada pagi hari, sebuah penelitian oleh Farecompare.com mengatakan bahwa waktu terbaik untuk membeli tiket pesawat untuk perjalanan (domestik) adalah pada Selasa pukul 15.00. Namun, George Hobia, pendiri AirfareWatchdog.com, berargumen bahwa waktu penawaran terbaik sering berubah-ubah, jadi tidak ada hari dan waktu yang spesifik untuk membeli.

Hari termurah untuk terbang: Rabu

Menurut penelitian Farecompare.com baru-baru ini, hari termurah untuk terbang adalah Rabu, untuk perjalanan domestik. "Hari dengan kursi terbanyak mengindikasikan suplai yang lebih baik, lalu.... lebih banyak kursi kosong yang membutuhkan potongan harga supaya bisa terjual banyak," menurut website tersebut.

Hari termurah lainnya untuk terbang adalah Selasa dan Sabtu, jelas Farecompare (Jumat dan Minggu adalah hari termahal untuk terbang).

Ambil penerbangan pertama

Penerbangan paling murah adalah penerbangan pertama di pagi hari. "Ya, berarti Anda harus bangun pada jam 4 pagi," kata Rick Seaney, kepala eksekutif Farecompare.com. Penerbangan termurah selanjutnya adalah pada saat setelah makan siang dan pada saat jam makan malam. "Tentu saja, waktu termurah untuk terbang adalah penerbangan terbatas ketika mata Anda merah (masih mengantuk)," katanya.

Periksa sendiri maskapai termurah

Website pembanding harga seperti Kayak.com tidak mutlak menyelesaikan tugas Anda. Beberapa maskapai bertarif murah, seperti Southwest di AS dan Ryanair di Eropa, tidak membolehkan tiket mereka dibandingkan di website pembanding harga, kata Seaney. Jadi silakan Anda memeriksanya sendiri.

Dan periksa lebih teliti untuk memastikan bahwa maskapai "bertarif murah" tersebut tidak membebankan biaya ekstra yang jatuhnya akan lebih mahal, seperti biaya barang bawaan ekstra. Menurut Seaney, ini taktik yang digunakan beberapa maskapai bertarif murah.

Manfaatkan AirfareWatchdog.com

AirfareWatchdog.com akan mengirimkan pemberitahuan ketika harga tiket jatuh. "Kami hanya mengirim update ketika kami rasa kami berhasil mendapat penawaran terbaik, namun website lain mungkin akan memberitahu Anda ketika tiket pesawat turun 2 dollar," kata George Hobia.

Bangun jaringan dengan maskapai

Jika Anda adalah anggota  VIP dari program pelanggan dari maskapai atau jika Anda memiliki kartu kredit yang bekerja sama dengan maskapai tersebut, secara otomatis Anda lebih unggul dari calon pembeli lain. "Semakin maskapai mengenal Anda, semakin besar potongan harga yang akan Anda terima," jelas Barncatelli.

Kartu kredit yang bekerja sama dengan maskapai menawarkan tawaran yang lebih, seperti bagasi gratis, menjadi prioritas untuk berangkat dan dalam pemilihan kursi, jadi mungkin akan sangat berguna untuk mendaftar jika Anda sering bepergian dengan satu maskapai tertentu.

http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/328-8-bocoran-orang-dalam-untuk-tiket-pesawat-murah

Wednesday, May 9, 2012

3 Kata yang Sebaiknya Tidak Sering Anda Ucapkan

Kata-kata yang anda ucapkan bisa mempengaruhi bagaimana keadaan anda selanjutnya. Dari banyak kata yang ada, sebaiknya 3 kata berikut dihindari :
1. SAYA TIDAK BISA
Seringkali saat kita dihadapkan dengan suatu target atau pekerjaan yang kelihatannya agak sulit kita cenderung suka berkata, saya tidak bisa.
Anda perlu tahu saat Anda berkata, saya tidak bisa maka dengan segera perkataan Anda hanya akan membuat pintu pikiran Anda tertutup untuk mencari jalan dan mencoba.
Sebaliknya jika Anda berkata saya belum bisa ini masih membuat otak kita bekerja mencari jalan.
Kalau Anda sering mengucapkan kata saya tidak bisa maka ini dapat membatasi kemampuan diri Anda. Sikap merasa tidak bisa juga melumpuhkan potensi dan kreativitas Anda.
Anda juga dapat mengucapkan kata saya coba dulu, setidaknya dengan demikian Anda akan tahu seberapa kemampuan Anda untuk meraih suatu hal.
Untuk menjadi seorang Achiever yang sejati jangan pernah lagi ucapkan kata saya tidak bisa, khususnya dalam hal yang berhubungan dengan kemampuan Anda.
2. TIDAK MUNGKIN
Orang-orang yang sering berkata tidak mungkin akan menutup berbagai pintu keajaiban.
Dengan sikap seperti ini mereka akan sulit meraih sesuatu yang hebat. Karena hampir segala sesuatu yang kita nikmati hari ini adalah sesuatu yang mustahil di hari kemarin. Semua pencapaian yang luar biasa diawali dengan suatu keyakinan bahwa hal itu mungkin dikerjakan atau diwujudkan.
Buktinya kalau Anda perhatikan berbagai peralatan teknologi yang canggih saat ini, mungkin waktu dulu awalnya banyak orang yang menganggap itu sesuatu yang tidak mungkin tapi ternyata sekarang hal itu mungkin untuk diciptakan.
Ini berarti apa saja yang Anda ingin raih saat ini dalam hal karir, keuangan, keluarga, ataupun perkembangan diri Anda, hal itu sangat mungkin dicapai.
Seorang achiever harus belajar melihat setiap kemungkinan dibalik suatu kemustahilan. Ini akan mendatangkan banyak keajaiban terjadi dalam hidup Anda.
3. SAYA SUDAH TAHU
Setiap kali Anda mengucapkan bahwa saya sudah tahu, sebenarnya Anda sedang menutup pintu pembelajaran. Sehingga kita tidak lagi berusaha untuk mempelajari hal-hal baru.
Padahal dalam kehidupan selalu ada hal yang dapat kita pelajari. Kalau Anda membaca buku, menghadiri seminar atau berkomunikasi dengan sikap sok tahu maka Anda tidak akan pernah belajar sesuatu.
Karena para achiever adalah orang yang selalu mau belajar dan ingin mencari tahu.
Ketika seseorang menganggap bahwa dia sudah mengetahui semuanya itu suatu kebodohan. Kenyataannya semakin Anda benar-benar tahu, semakin Anda menyadari bahwa Anda tidak tahu.
Pengetahuan hanya datang pada orang-orang yang siap menerimanya.
http://www.samaggi-phala.or.id/naskah-dhamma/artikel/3-kata-yang-sebaiknya-tidak-sering-anda-ucap

Sent from BlackBerry® on 3















Monday, May 7, 2012

6 Hal yang Tidak Dilakukan Orang Sukses

Untuk dapat menjadi sukses, contohlah orang-orang yang telah lebih dulu sukses. Lalu, apa yang mereka lakukan sehingga mereka menjadi orang yang sukses ? Berikut ini merupakan hal-hal yang dihindari orang sukses selama perjalanan mereka dalam meraih suksesnya yang kami kutip dari New Age Magazine.
1. Work Alone
Mereka tak pernah berusaha untuk bekerja sendiri. Mereka para orang sukses, dalam perjalanannya cenderung untuk memerlukan support dari pihak lainnya misalnya saja teman, keluarga atau mungkin dengan bimbingan spiritual. Dan mereka yang sukses mempunyai daftar panjang mengenai orang-orang yang telah memberikan sebuah prestasi ataupun kontribusi yang telah dicapai.
2. Menunggu Timing Yang Tepat
Untuk memulai, mereka tidak pernah menunggu waktu yang tepat. Mereka tidak akan mengatakan “Nantilah, besok sajalah kalo sudah ada modal”. Mereka yang sukses telah tertanam keberanian untuk dapat menanggung resiko yang bakal mereka hadapi. Dan mereka selalu melakukan evaluasi apbila terjadi kekurangan dalam perjalanannya berkarir.
3. Berpikir Tentang Kesenangan
Mereka tidak berpikir akan kepuasan serta kesenangan yang bakal diraihnya. Untuk dapat mengejar aspirasi yang diharapkan membutuhkan begitu banyak kerja keras dan juga usaaha demi dapat mewujudkan keinginan serta harapan yang didambakannya. Dan tak jarang mereka mengorbankan hal-hal yang berhubungan dengan kesenangan mereka demi dapat meraih impian. Mereka juga tidak pernah berpikir bahwa apabila jalan semakin sulit berarti langkah mereka salah. Mereka menanamkan prinsip easy going and nothing to lose.
4. Ketakutan
Mereka tidak akan memberikan ruang singgah untuk “ketakutan” pada diri mereka. Ketakutan bukan merupakan halangan. Mereka tidak akan berhenti sebelum meraih prestasi yang diharapkan.
5. Pesimistis
Demi membuat kemajuan, mereka membuang keraguan. Jangan menjadi budak dari rasa kekecewaan apabila mencoba membandingkan diri dengan seseorang yang mengejar impian yang sama dengan yang sedang Anda kejar. Orang yang sukses cenderung mengagumi orang yang lebih dulu sukses dari mereka, menghormati segala perspektif mereka yang unik serta cara mereka dalam menggapai mimpi mereka.
6. Phobia Kegagalan
Kegagalan bukanlah sebuah momok bagi mereka. Mereka beranggapan bahwa kegagalan merupakan sebagian kecil dari sebuah proses dalam mengiringi perjalanan guna meraih impian serta tujuan akhir. Kegagalan merupakan sebuah hasil yang tak terduga, merupakan suasana baru dalam perjalanan sukses. Dan mereka siap untuk menerima kegagalan yang tidak diketahui kapan datangnya.
Semoga artikel di atas dapat memberikan Anda semangat dalam meraih apa yang Anda inginkan. Tetap semangat, raih suksesmu !!!
Story Courtesy by New Age Magazine
http://wartaaa.com/2012/05/07/6-hal-ini-tidak-dilakukan-oleh-mereka-yang-sukses/



Wednesday, February 1, 2012

DALE CARNEGIE - GOLDEN RULES FOR SUCCESS

BECOME A FRIENDLIER PERSON

1. Don’t criticize, condemn or complain.
2. Give honest, sincere appreciation.
3. Arouse in the other person an eager want.
4. Become genuinely interested in other people.
5. Smile J
6. Remember that a person’s name is to that person the sweetest and most important sound in any language.
7. Be a good listener, encourage others to talk about themselves.
8. Talk in terms of the other person’s interest.
9. Make the other person feel important – and do it sincerely.

WIN PEOPLE TO YOUR WAY OF THINKING

10. The only way to get the best of an argument is to avoid it.
11. Show respect for the other person’s opinion, never say “you are wrong”.
12. If you are wrong, admit it quickly and emphatically.
13. Begin in a friendly way.
14. Get the other person saying “yes, yes” immediately.
15. Let the other person do a great deal of the talking.
16. Let the other person feel that the idea is his or hers.
17. Try honestly to see things from the other person’s point of view.
18. Be sympathetic with the other person’s ideas and desires.
19. Appeal to the nobler motives.
20. Dramatize your ideas.
21. Throw down a challenge.

BE A LEADER

22. Begin with praise and honest appreciation.
23. Call attention to people’s mistakes indirectly.
24. Talk about your own mistakes before criticizing the other person.
25. Ask questions instead of giving direct orders.
26. Let the other person save face.
27. Praise the slightest improvement and praise every improvement. Be “hearty in your approbation and lavish in your praise”.
28. Give the other person a fine reputation to live up.
29. Use encouragement, make the fault seem easy to correct.
30 Make the other person happy about doing the thing you suggest.